Upaya Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 3,5 M Digagalkan Oleh TNI AL

Upaya Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 3,5 M Digagalkan Oleh TNI AL – Patugas Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang, Sumatera Selatan menggagalkan peyelundupan 20 ribu baby lobster di perairan Jambi. Mengenai baby lobster yang diselundupkan seputar 20 ribu.

“Usaha penyelundupan baby lobster ini dihentikan oleh petugas pos awasi di Nipah Pajang. Ada 20 ribu baby lobster yang dihentikan,” tutur Komandan Lanal Palembang, Letkol Laut Saryanto, Rabu (16/4/2019).

Baby lobster sejumlah Rp 3,5 miliar ini, kata Saryanto diamankan di jalur Sungai Lokan, Tajung Jabung Timur, Jambi, pada Senin (15/4) Jam 22.30 WIB. Dimana waktu itu team F1QR Pos Awasi Nipah serta team intel Lanal Palembang tengah patroli.

“Awalannya team patroli menjumpai dengan visual serta telihat ada speed boat 40 PK yang melintas. Lalu dikerjakan penelusuran di speed boat yang disangka tengah mengangkat barang ilegal,” kata Saryanto.

Sesudah dikerjakan kontrol, petugas kombinasi temukan 10 box sterofoam bermuatan baby lobster. Dimana pada sebuah box sterofoam itu berisi 10 kantong plastik yang keseluruhan semuanya 20 ribu baby lobster.

“Pemiliknya sukses kabur waktu petugas hadir. Sebab mereka ini membawa 2 speed boat, jadi satu speed boat digunakan untuk kabur serta satu berisi baby lobster yang langsung kita ditangkap,” tuturnya.

Sesudah diyakinkan barang yang dibawa illegal, petugas juga akan memutuskan untuk membawa tanda bukti ke Pos Nipah Panjang. Tanda bukti akan diserahkan ke Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Kualitas, Jambi.

“Ada dua type baby lobster. Pertama itu type mutiara sejumlah 10 ribu ekor serta baby lobster type pasir 10 ribu ekor. Bila ditotalkan nilainya Rp 3,5 miliar serta akan dikirim ke luar negeri,” tutup Saryanto.