Polsek Bekasi Grebeg Satu Toko Ilegal Penjual Obat Tanpa Resep

Polsek Bekasi Grebeg Satu Toko Ilegal Penjual Obat Tanpa Resep – Toko obat di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Bekasi Timur, Kota Bekasi yang jual obat ilegal digerebek petugas Polsek Bekasi timur. Toko itu disangka jual obat keras dengan bebas pada beberapa remaja tanpa ada resep dokter.

Dari penggerebekan itu, petugas mengambil alih 162 butir kapsul tramadol, 643 tablet tramadol, 472 eximer, 32 butir alprazolam, 45 butir tramadol 50 mg, serta uang tunai Rp2, 238 juta. Sekarang ini, obat itu dengan tiga orang di tangkap petugas ke Mapolsek Bekasi Timur.

” Tiga orang itu sudah diputuskan jadi tersangka dalam masalah jual beli obat dengan ilegal tidak ada resep dokter dengan tujuan pembelinya beberapa remaja, ” ungkap Kapolsek Bekasi Timur Kompol Agung Iswanto pada Rabu (28/2/2018) .

Ke-3 tersangka itu salah satunya, AY (27) , NI (21) , serta M (43) .
Menurut dia, ke-3 tersangka sharing peranan dalam aksinya, M jadi pembujuk atau bandarnya, lalu AY serta NI yang menjualnya di toko obat itu.

Tersingkapnya masalah ini, sesudah petugas memperoleh laporan dari orang-orang yang resah dengan kehadiran toko obat itu. Bahkan juga, waktu penggerebekan itu berlangsung, tersangka AY serta NI tengah melayani tiga orang pemuda berinisial AR (20) , AA (19) , serta DH (19) .

Beberapa aktor jual tiga butir tramadol Rp10. 000, satu butir eksimer Rp20. 000, serta lima butir alprazolam Rp30. 000.

Kepala Sub Sisi (Kasubbag) Humas Polresto Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari memberikan, ke-3 tersangka sehari-harinya memperoleh keuntungan Rp2, 5 juta. Sebab, dari laporan orang-orang yang masuk konsumen obat-obatan keras tanpa ada resep itu cukup banyak, didominasi anak-anak muda.

” Ini satu diantara penyebab tawuran, karna sesudah konsumsi mereka mabuk lantas merubah kesadarannya, ” tuturnya. Untuk mempertangunggjawabkan tindakannya, beberapa tersangka dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara sepanjang 15 th..