Ide Reinkarnasi Hummer Menjadi Mobil Energi Listrik

Ide Reinkarnasi Hummer Menjadi Mobil Energi Listrik – Merk punya General Motors (GM) yang spesial melulutkan mobil militer supaya bisa dipakai sipil, Hummer, diadukan Bloomberg sedang diperhitungkan untuk dilahirkan kembali.

Satu diantara ketentuan reinkarnasinya menyertakan tehnologi listrik yang akan jadikan jati diri boros bahan bakar Hummer hanya sisi dari riwayat.

GM didapati sekarang ini sedang menyusun peta jalan mereka untuk masuk ke step yang disebutkan CEO Marry Barra ‘masa depan seutuhnya listrik’. Hummer, yang sudah pernah jadi simbol kasta paling tinggi SUV GM diperhitungkan masuk di dalamnya.

Sekarang ini GM sedang meningkatkan dua project besar kendaraan listrik, pertama ialah project BEV3 yang akan membuahkan mobil penumpang seperti crossover, SUV, dan mode kecil serta medium. GM menjelaskan menyiapkan 20 kendaraan listrik pada 2023.

Sedang program yang ke-2 ialah elektrifikasi pikap serta kendaraan besar yang lain, terhitung yang punyai potensi off-road.

Sumber yang pahami mengenai ini menjelaskan GM melihat Hummer listrik jadi skenario ‘bagaimana bila’ untuk latihan sebelum memastikan mode mana yang akan jadikan mobil listrik.

“Ini besar. Mungkin ada tempat dimana kami pertama tidak cuma truk heavy-duty tapi ke mode yang lebih bergaya serta punyai kemampuan off-road. Masih banyak hal yang benar-benar menarik,” kata sumber.

Presiden GM Mark Reuss yang di konfirmasi berkaitan ini merasakan tidak meyakini. Walau demikian ia katakan, ‘Saya cinta Hummer’.

“Saya tidak meyakini. Kami sedang lihat semua,” katanya.

GM pertama-tama menggantikan Hummer pada 1998 atau enam tahun sesudah pemilik awalnya, AM General, mengeluarkan versus sipil Humvee yang diketahui aktif dipakai waktu perang. Mode itu diberi nama H1, lalu mode ke-2, H2, lahir pada 2002.

Sebelum semua penjualannya di stop pada 2010, Hummer kesusahan turut perubahan jaman. Berat H2 begitu berat buat sampai batas tes uji bahan bakar dari pemerintah serta pukulan paling akhir pada Hummer saat harga minyak bumi sentuh US$100 per barrel.