HS Babi Buta Satu Keluarga Di Bekasi, Apa Penyebabnya?

HS Babi Buta Satu Keluarga Di Bekasi, Apa Penyebabnya? – Sekarang masalah pencurian serta pembunuhan merencanakan disangkakan pada aktor pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora (HS). Pemuda pengangguran berumur 23 tahun ini pula terancam hukuman mati.

“Tindak pidana yang berlangsung, yakni pembunuhan merencanakan serta pencurian dengan kekerasan menyebabkan kematian, Masalah 365 KUHP ayat 3, 340 KUHP, serta 338 KUHP dengan intimidasi hukuman mati,” kata Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat.

Awal mulanya dikabarkan, terduga yang tidak lainnya ialah sepupu salah satunya korban mendatangi tempat tinggalnya, seputar jam 21.00 WIB. Sesudah semua penghuni tertidur lelap, HS mulai bunuh satu-satu keluarga itu.

Diawali dengan mendatangi kamar pasutri Gaban Nainggolan (38) serta Maya Boru Ambarita (37). Untuk menghabisi kedua-duanya ia menggunakan linggis.

Untuk menghilangkan jejak, HS yang sempat kerja dalam suatu PT daerah Cikarang ini buang alat untuk bunuh satu keluarga itu ke Sungai Kalimalang.

“Semoga benar ya di sini. Kan dari pernyataan terduga di sini (dibuang linggis itu),” kata Kepala Masalah Rencana Ditpolair Polda Metro Jaya, IPTU Ketut Suastika.

Selain itu, perlakuan HS pada dua anak beberapa korban sampai meninggal ikut membuat hati miris. Apapun itu?

1. Dicekik
Tidak hanya Gaban Nainggolan (38) serta Maya Boru Ambarita, HS ikut membunuh ke-2 anaknya. Semasing bernama Sarah Boru Nainggolan (9) serta Arya Nainggolan (7) yang tidak lainnya masih tetap keponakannya sendiri.

Sebelum menghabisi keempatnya, HS sudah sempat hadir bertamu ke rumah korban, jam 21.00 WIB. Lalu ia hadir kembali jam 23.00 WIB pada saat semua yang tinggal di rumah terlelap.

Korban pertama ialah Gaban serta istrinya Maya. Mereka dibunuh dengan linggis waktu kedua-duanya tengah tidur.

“Berdasar pada info yang ada serta hasil di tempat, linggis itu ada dua (bentuk pojok), tajam serta timpul. Tajam dapat untuk menikam, tumpul untuk memukul. Dapat bisa saja dua-duanya itu dipakai untuk membunuh,” papar Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Wahyu Hadiningrat.

Sedang dua ponakannya meregang nyawa lewat cara dicekik. Hasil sesaat autopsi pada korban anak, polisi mengindikasi kematian lewat cara dicekik oleh aktor. Akan tetapi perihal ini masih tetap didalami kembali.

2. Fakta Aktor Bunuh Anak Korban
Sebelum mengembuskan nafas terakhir kalinya dalam tempat tidur, ke-2 bocah sebagai korban omnya sendiri itu sudah sempat terjaga saat dengar rintihan bapak serta ibu mereka.

“Anaknya itu terjaga lalu aktor nyusul ke kamar (anaknya) lantas menidurkan lalu mencekik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Takut laganya dilaporkan, dua bocah tidak berdosa itu ikut dihabisi dengan keji.

3. Sudah sempat Dininabobokan
Terduga Haris sudah sempat meninabobokan ke-2 ponakannya kembali selesai terjaga waktu dengar jeritan ke-2 orantuanya. Sarah serta Arya Nainggolan ikut menanyakan ada apakah kiranya dengan ibu papanya.

“Ibu serta papah mengapa om?” bertanya anak korban saat terjaga pada malam pembunuhan satu keluarga itu berlangsung”.

Dijawab aktor, ibu tidak apa-apa cuma sakit saja. ibu cuma sakit saja. Lantas memerintah ke-2 anak korban untuk tidur, sesudah tidur dicekik sampai meninggal.

Aktor lantas kabur ke Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat memakai bus umum.