Edarkan 11 Paket Ganja, Ibu 3 Anak di Ambon Dibui

Edarkan 11 Paket Ganja, Ibu 3 Anak di Ambon Dibui – Seseorang Ibu rumah-tangga yang memeliki 3 anak yakni Meggy Tamaela (31) divonis 6 tahun penjara serta denda Rp 800 juta subsider tiga bulan kurungan. Dia dapat dibuktikan mengedarkan 11 paket ganja.

“Mengatakan terdakwa dengan resmi serta memberikan keyakinan dapat dibuktikan bersalah melanggar masalah 111 ayat (1) UU Narkotika,” kata ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon, Hery Setyobudi didampingi Lucky Rombot Kalalo serta Esau Yarisetou sebagai hakim anggota dalam sidang di PN Ambon, Kamis,(21/11/2018)

Perihal yang memberatkan terdakwa divonis penjara serta denda sebab tidak memberi dukungan program Pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba. Sedang yang memudahkan ialah terdakwa berlaku sopan, tidak pernah diberi hukuman, serta mempunyai tanggungan tiga orang anak.

Putusan majelis hakim lebih mudah dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejati Maluku yakni 7 tahun penjara.

Masalah berawal pada tgl 11 Juni 2018, terdakwa awalannya diamankan anggota Ditresnarkoba Polda Maluku di kosnya di lokasi tempat kos di lokasi Poka, Kecamatan Teluk Ambon serta membawa 11 paket ganja dari Sorong, Papua Barat dengan memakai KM Gunung Dempo

Waktu penangkapan terdakwa langsung di tanya polisi mengenai `barang` yang dibawa dari Papua serta langsung dijawab jika narkoba kelompok satu type ganja sesaat disimpan dalam satu laci tas ransel yang dibawa. Saat dikerjakan kontrol, nyatanya 11 paket ganja kering yang dibawa terdakwa ini punya partnernya bernama Vanyo alias Valen yang tinggal di Sorong (Papua).

Hasil dari kontrol urine terdakwa di RS Bhayangkara Ambon ikut memberikan Meggy positif amphetamin positif, Tetrahydrocannabinol positif serta methamphetamin positif.