Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Perjalanan KRL Sempat Terganggu

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Perjalanan KRL Sempat Terganggu – Perjalanan kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line sore hari ini terganggu sebab permasalahan persinyalan. Masalah itu adalah imbas hujan lebat sampai membuat beberapa pohon roboh.

“Akibat cuaca jelek beberapa perjalanan KRL sudah sempat terganggu, beberapa jalan yang sudah sempat tidak bisa dilewati KRL sebab ada pohon roboh pada jam 15.12 WIB, yaitu jalan Tanah Abang-Manggarai. Karena peristiwa itu, listrik saluran atas sudah sempat dimatikan sampai jam 16.20 WIB serta sekarang ini telah normal kembali,” kata VP Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa dalam keterangannya, Kamis (22/11/2018).

Eva ikut menyebutkan jalan rel Tanah Abang-Rangkasbitung alami masalah pada jam 15.08 WIB sebab ada pohon roboh di Palmerah. Beberapa KRL sudah sempat ketahan.

“Beberapa KRL pada lintas itu sudah sempat ketahan seputar 1 jam sampai jam 15.55 WIB, pengungsian serta pembersihan jalan tuntas dikerjakan,” katanya.

“Walau sekarang ini ke-2 jalan itu telah bisa dilewati dengan normal, akan tetapi masih tetap ada antrean perjalanan KRL pada lintas Tanah Abang-Rangkasbitung serta Tanah Abang-Manggarai,” paparnya.

Diluar itu, Eva menyebutkan ada masalah prasarana perkeretaapian yang berlangsung di seputar Stasiun Gambir serta Stasiun Cipinang-Jatinegara. Eva juga mengemukakan permintaan maaf dari PT KCI serta PT KAI Daop I Jakarta atas masalah itu.

“Seputar jam 16.50 WIB ada masalah berkaitan rel serta persinyalan di ke-2 titik itu. Sekarang ini beberapa petugas berkaitan masih tetap mengatasi masalah itu. Buat beberapa pemakai KRL yang akan naik serta turun ataupun melintas di ke-2 tempat itu akan alami keterlambatan dibanding umumnya,” kata Eva.

“Untuk mengurai antrean perjalanan KRL, PT KCI serta PT KAI Daop 1 Jakarta lakukan eksperimen operasi untuk KRL lintas Bogor-Jakarta Kota PP serta Bekasi-Jakarta Kota PP. Beberapa perjalanan KRL di lintas itu ditata cuma sampai Stasiun Manggarai untuk setelah itu kembali pada arah Bekasi ataupun Bogor,” paparnya.