Aman Terbukti Jadi Penggerak Teror Di Indonesia

Aman Terbukti Jadi Penggerak Teror Di Indonesia – Pengacara Aman Abdurrahman masih tetap fikir-pikir ajukan banding atas vonis hukuman mati clientnya. Hakim menyebutkan Aman dapat dibuktikan jadi penggerak beberapa teror di Indonesia.

” Fikir-pikir, ” kata pengacara Aman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Aman mempunyai saat 7 hari untuk meyakinkan usaha hukum kelanjutan. Aman sebentar sesudah amar putusan dibacakan segera dipagari polisi belasan polisi bersenjata laras panjang.

Sesudah respon atas vonis di sampaikan, Aman segera dibawa keluar ruangan sidang. Tak ada pernyataan dari Aman diluar ruangan sidang.

Aman Abdurrahman menurut majelis hakim dapat dibuktikan menggerakkan teror bom Gereja Oikumene di Samarinda pada 13 November 2016 ; bom Thamrin pada Januari 2016 ; bom Kampung Melayu pada 24 Mei 2017 ; penusukan polisi di Sumut tgl 25 Juni 2017 dan penembakan polisi di Bima pada 11 September 2017