Alasan KPK Tak Mau Tangani Masalah Setnov Secara Buru Buru

Alasan KPK Tak Mau Tangani Masalah Setnov Secara Buru Buru – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan memberikan keyakinan pihaknya akan kembali menjerat Ketua DPR Setya Novanto jadi tersangka problem korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Oleh karena itu, dia memohon agar beberapa orang tidak memaksa pihaknya untuk selekasnya kembali buat surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) baru untuk Ketua Umum Partai Golkar itu.

” (Kasih) waktu penyidik untuk mempertimbangkan semuanya dengan detail dan dengan baik. Sampai nantinya tidak berjalan hal yang sama berulang-kali, ” papar Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dia mengatakan, pihaknya tidak mau saat kembali memutuskan Setya Novanto jadi tersangka, politikus Golkar itu akan kembali melawan lewat praperadilan.

” Kita tidak mau nantinya ada penyidikan lagi lantas praperadilan lagi. Kita menginginkan yang demikian detil dan penyidik yakin dengan itu semuanya, baru kita akan maju. Jangan sampai dipaksa-paksa dulu untuk maju sekarang ini, ” kata Basaria.

Terkait dengan kembalinya Setya Novanto bekerja di Gedung DPR, dia mengatakan, pihaknya tetaplah akan mengatakan dan mengecek yang terkait jadi saksi.

” Apabila pemanggilan jadi saksi, karna kebetulan ada banyak tersangka yang
Bolak Balik Rumah Sakit

Di kenali, Setya Novanto sempat menjadikan tersangka oleh KPK. Penetapan tersangka itu dilihat tidak sah oleh hakim Cepi Iskandar dalam putusan praperadilan yang dilayangkan pihak Setnov di PN Jakarta Selatan.

Selama hidup sidang praperadilan jalan, Setnov sempat akan di cek jadi tersangka. Namun, dirinya mendadak jatuh sakit dan lakukan perawatan di dua rumah sakit. Usai memenangkan praperadilan, dia selekasnya sembuh.

Namun, Setnov kembali ke rumah sakit saat akan di cek jadi saksi dalam sidang problem korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus dengan kata beda Andi Narogong. Andi Narogong disebut bisa memuluskan pengadaan e-KTP karna dekat dengan Setya Novanto.