900 Bungkus Rokok Jemaah Haji Asal Jabar Diamankan Bea Cukai

900 Bungkus Rokok Jemaah Haji Asal Jabar Diamankan Bea Cukai – Petugas Bea Cukai Bekasi temukan beberapa ratus bungkus rokok dari dalam koper calon jemaah haji asal Jawa Barat (Jawa barat). Penemuan rokok itu selekasnya ditangkap petugas Bea Cukai.

“900 bungkus ya. Seputar begitu yang ditangkap,” tutur Ketua Pelaksana Pemeriksa Jamaah Haji Bea Cukai Bekasi, Farhan, waktu didapati di Asrama Haji embarkasi Bekasi, Jalan Kemakmuran, Marga Jaya, Kota Bekasi, Kamis (11/7/2019).

Farhan menjelaskan beberapa ratus bungkus rokok ditangkap waktu dikerjakan kontrol koper jemaah haji lewat analisis x-ray. Dalam satu hari, ucap Farhan, petugas amankan seputar beberapa puluh slof rokok.

“Satu hari dapat 15-20 slof (1 slof sama juga dengan 10 bungkus rokok),” tutur Farhan.

Farhan menjelaskan ketetapan batas jumlahnya rokok yang dibolehkan untuk dibawa sudah ditata. Bila jumlahnya rokok yang dibawa melewati ketetapan, petugas akan mengambil alih.

“Ketetapannya kan 200 batang (yang dibolehkan). Hanya kita di sini ketetapannya 2 slop. 1 slop 10 bungkus. Misalnya lebih dari 2 slop ya tertahan di sini,” tutur Farhan.

Petugas memeriksa barang bawaan calon jemaah haji memakai x-rayPetugas memeriksa barang bawaan calon jemaah haji memakai x-ray (Isal Mawardi/detikcom)

Farhan mengutarakan fakta masih diketemukan rokok sebab calon jemaah adalah pecandu rokok.

“Memang orangnya biasa ngerokok setiap harinya, disana kan (haji) lama kan (40 hari). Harga (rokok) mahal disana (Arab Saudi),” tutur Farhan.

Nanti, faksi Bea Cukai akan membuat surat serah terima barang. Jemaah bisa menaruh rokok di Asrama Haji embarkasi Bekasi serta mengambilnya waktu pulang dari Arab Saudi.

“(Bila rokok diikhlaskan) diberikan ke kita serta kita laporin ke kantor (Bea Cukai),” tutur Farhan.

Tidak hanya rokok, ucap Farhan, petugas sering temukan beberapa jenis elektronik seperti pemanas air, penanak nasi, serta power bank.

di ruang kontrol koper jemaah Asrama Haji embarkasi Bekasi, terlihat petugas Bea Cukai memisahkan koper-koper jemaah yang disangka berisi beberapa barang yang tidak dibolehkan dibawa.

Diantaranya, koper punya jemaah kloter 17 asal Kabupaten Bogor, Dede. Dalam kopernya petugas temukan 6 slof rokok alias 60 bungkus rokok.

“Yah bagaimana ya, Mas, saya satu hari dua bungkus. Disana (Arab) 40 hari. Itu masih kurang (rokok yang dibawa),” tutur Dede.

Sekitar 18 kloter jemaah telah pergi dari Asrama Haji embarkasi Bekasi ke arah Arab Saudi semenjak Minggu sampai Kamis (7-11/7) jam 15.25 WIB. Keseluruhan 97 kloter asal Jawa Barat akan pergi ke Arab Saudi.

Satu hari awalnya, mereka bermalam di Asrama Haji embarkasi Bekasi. Pemberangkatan selalu berjalan sampai 5 Agustus 2019.